Bantul-Komandan Kodim (Dandim) 0729/Bantul Letkol Inf Muhidin, S.H., M.I.P. didampingi Babinsa Gilangharjo Koramil 16/Pandak mengunjungi Petilasan Gilanglipuro yang berada di Wilayah Gilangharjo, Pandak, Bantul pada Kamis (9/01/25).
Kedatangan Dandim disambut oleh Lurah Gilangharjo Pardiyono dan Juru Kunci Petilasan Gilanglipuro serta pejabat Kalurahan Gilangharjo, Pandak, Bantul.
Dalam kesempatan tersebut Dandim 0729/Bantul Letkol Inf Muhidin, S.H.,M.I.P. melaksanakan Komsos terkait dengan sejarah Petilasan Gilanglipuro yang banyak dikunjungi oleh Warga masyarakat dari luar daerah Bantul.
Petilasan Selo Gilang merupakan tempat reflektif Panembahan Senopati. Petilasan ini biasa disebut juga sebagai petilasan Gilanglipuro. Lokasinya berada di wilayah Gilangharjo, Pandak, Bantul, DI Yogyakarta. Posisinya sekitar 300 meter selatan dari Kantor Kelurahan Gilangharjo atau 350 meter dari Jalan Raya Samas.
Petilasan ini berwujud batu berbentuk balok persegi panjang, lebar sekitar 1 meter dan panjang 2 meter, tebal atau tingginya sekitar 50 cm. Untuk melindungi serta menjaga petilasan tersebut, dibuat bangunan layaknya rumah kecil seukuran sekitar 3×3 meter persegi.
Petilasan ini dikenal sebagai tempat Panembahan Senopati menerima wahyu, dimana Panembahan Senopati merupakan seorang pangeran dari Kerajaan Pajang. Ia mendirikan kerajaan Mataram yang berpusat di Kotagede, dengan memanfaatkan hibah tanah dari pimpinan Kerajaan Pajang.


