ANTUL – Dandim 0729/Bantul Letkol Inf Muhidin, S.H., M.I.P hadiri pembukaan Pameran Lukisan dan pentas seni budaya ketoprak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-78 di halaman gedung Satpas Polres Bantul Jl. Jend. Sudirman No. 202 Bejen, Kalurahan Bantul, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sabtu, (06/07/24).
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H (Kapolda DIY), Kombes Pol FX. Endriadi, S.I.K. (Dir krimum Polda DIY), Kombes Pol Idham Mahdi, S.I.K. M.A.P.. (Dir krimsus Polda DIY), Kombes Pol Tartono, S.H., M.B.A. (Dir Binmas Polda DIY), AKBP Didik Priyo Sambodo, S.I.K. (Dir Polair Polda DIY), AKBP Michael R. Risakotta, S.H., S.I.K. (Kapolres Bantul), unsur Forkopimda Kabupaten Bantul, dan segenap masyarakat Kabupaten Bantul.
Acara tersebut dihadiri sekitar 500 (lima ratus) warga masyarakat yang datang memadati kompleks Polres Bantul untuk melihat Pameran lukisan dan menyaksikan pentas seni budaya Ketoprak yang digelar dari malam hingga menjelang dini hari.
Sebelum acara dimulai Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pentas seni yang digelar dengan lakon Gento Wuyung dari PJU Polres Bantul dalam memperingati hari ulang tahun Bhayangkara ke-78 tersebut polri bisa membaur dan menyatu dengan masyarakat lewat kesenian budaya Kethoprak.
“Sebetulnya kegiatan ini adalah kegiatan bagaimana kami mendekat ke masyarakat, bagaimana Polri mendekat ke masyarakat dan mengenal masyarakat tentunya apa yang terjadi di Jogja tidak bisa dilakukan seperti yang di Bali tidak bisa sama seperti di Sulawesi tidak bisa sama seperti di Kalimantan Jadi kita harus sadar”, kata Kapolda DIY.
Melanjutkan penyampaiannya, Komandan Kodim 0729/ Bantul saat ditemui mengatakan, bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan hasil alam dan kaya akan seni budayanya. Banyak sekali seni budaya yang terdapat di Provinsi Jawa Tengah dan sebagai masyarakat Indonesia kita harus menjaga dan mengembangkan budaya tersebut karena budaya tersebut merupakan kekayaan dari negara Indonesia.


