Bantul – Dandim 0729 Bantul, Letkol Inf Muhidin, S.H. M.I.P turut hadir dalam kegiatan Acara Ground Breaking Ceremony Pembangunan Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul bertempat di Eks. Gedung Satpol PP d/a. JL. Gajah Mada No. 1, Kalurahan Bantul, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul. Rabu, 27 Maret 2024.
Drs. Sukrisna Dwi Susanta, M.Si (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan) menyampaikan pembangunan Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul, sesuai data yang ada jumlah pengunjung perpustakaan umum di tahun 2021 sejumlah 1.400.325, di tahun 2022 sejumlah 1.753.330, di tahun 2023 sejumlah 1.412.776 terdiri dari layanan perpustakaan umum dan layanan mandiri. Gedung ini bertujuan untuk masyarakat untuk generasi penerus yang berakhlak mulia.
Gedung ini terdiri dari 3 lantai meliputi : (Lantai 1) ruang informasi dan sahabat anak, ruang baca difabel, mushola, kantin. (Lantai 2) ruang baca umum, ruang perkantoran, display naskah. (Lantai 3) ruang baca digital, ruang mini studio, gedung ini juga dilengkapi dengan Lift adapun material gedung menggunakan komponen dalam negeri sebesar 80%, Salam Literasi Ayo membaca Ayo berkarya.
Kemudian dilanjutkan sambutan dari Bapak H. Abdul Halim Muslih (Bupati Bantul), atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang turut mensukseskan mendukung terlaksananya satu program pembangunan strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul tahun 2024.
Pemerintah Kabupaten Bantul telah menetapkan misinya untuk mewujudkan masyarakat Bantul yang harmonis sejahtera, di dalam misi kedua kita telah tetapkan bahwa kita mempunyai misi pengembangan sumber daya manusia yang unggul berkarakter dan berbudaya. Masyarakat yang unggul adalah masyarakat yang menguasai ilmu pengetahuan dan ilmu pengetahuan berada pada tulisan-tulisan yang tersebar diantaranya, sementara tingkat literasi bangsa Indonesia termasuk Kabupaten Bantul ini masih rendah yang berminat membaca juga masih rendah sementara kita ingin mencapai Indonesia emas pada tahun 2045.
Indonesia emas digambarkan bahwa bangsa Indonesia ini bangsa yang memiliki daya tarik yang tinggi di tahun 2045 kita akan menyaksikan anak-anak cucu kita adalah orang-orang yang hebat yang tidak kalah dengan anak-anak Amerika anak-anak Malaysia anak-anak Singapura anak-anak Norwegia dan anak-anak yang ada di seluruh dunia. Untuk mencapai itu tidak mungkin kita hanya berharap saja tanpa melakukan satu perubahan diantaranya adalah gerakan literasi untuk meningkatkan minat baca meningkatkan wawasan ilmu pengetahuan keterampilan dan teknologi.
Oleh karenanya kita menempatkan gedung baru ini justru berada di pusat kota Kabupaten Bantul ini sebagai simbol bahwa Bantul telah menempatkan ilmu pengetahuan sebagai basis yang paling dasar untuk kemajuan kehidupan kita haruslah kembalikan kepada kehidupan yang berbasiskan ilmu pengetahuan pencernaannya keberadaan perpustakaan umum daerah, di tengah-tengah kota ini adalah simbol sekaligus komitmen kita semuanya bahwa kita harus telah menempatkan ilmu pengetahuan ini sebagai tesis kemajuan bangsa.
Dengan adanya gedung perpustakaan yang modern oleh berbagai macam sarana prasarana pendukung kita berharap masyarakat Bantul ini akan semakin gemar membaca buku semakin gemar melakukan kunjungan perpustakaan yang bertujuan agar mereka bisa meningkat literasinya meningkat ilmu pengetahuan. Gedung yang cukup menarik dan desain dengan bagus ini mudah-mudahan ini akan bukan sekedar menjadi kebanggaan pada Kabupaten Bantul tetapi ini menjadi pusat aktivitas.
Karena perpustakaan adalah jantung intelektual sebuah masyarakat di mana perpustakaan bukan hanya sebagai tempat membaca saja namun perpustakaan menjadi sebuah objek sentral bagi masyarakat untuk melakukan interaksi dan kegiatan yang produktif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, saya optimis dengan dibangunnya gedung perpustakaan umum yang baru ini kita akan dapat menguatkan budaya baca dan meningkatkan literasi di Kabupaten Bantul, meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bantul yang unggul berkarakter dan berbudayaan istimewa dalam menyongsong generasi emas tahun 2045.
Dalam kesempatan tersebut peletakan batu pertama dilakukan oleh Bapak H. Abdul Halim Muslih (Bupati Bantul),
Letkol Inf Muhidin, S.H. M.I.P (Dandim 0729 Bantul)
dan Drs. Sukrisna Dwi Susanta, M.Si (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan)
dilanjutkan dengan foto bersama. Hadir dalam kegiatan tersebut Kompol Ika Shanti Prihandini S.I.K, M.M (Wakapolres Bantul), Sunoto S.H, M.H (Ketua Pengadilan Negeri Bantul), Sarwoto, S.H., M.H (Jaksa Madya Pengadilan Negeri Bantul), Hermawan Setiaji, S.I.P, M.H (Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat), Ir. Fenty Yusdayati, M.T (Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan), Yulius Suharta, S.Sos, M.Si (Staf Ahli Bupati Bidang Sumberdaya Manusia dan Kemasyarakatan), Drs. Sukrisna Dwi Susanta, M.Si (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan), Pimpinan OPD, Reni Mariastuti, S.H, M.Hum (Kepala Bagian Umum dan Protokol Kabupaten Bantul), Drs. Kusmardiono, M. ACC (Panewu Bantul), Supriyadi (Lurah Bantul), Siska Kusumawati (PT. Bumi Cipta Abyudaya), Pimpinan PT. Dharmasraya Mitra Amerta.


