Bantul – Virus kerja penuh target tampaknya sudah merasuki jiwa warga Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, yang terlibat di pelaksanaan TMMD Reguler ke-119 Kodim 0729 Bantul. (Minggu, 17/03)
Motto prajurit “Pantang pulang sebelum menang”, diaplikasikan warga menjadi pantang menyerah sebelum pekerjaan tuntas, yaitu pengerjaan jembatan dengan panjang 12 meter dan lebar 4 meter, yang menjadi target utamanya.
Kini, itu menjadi parameter mereka untuk tetap bekerja keras meski pekerjaan cukup berat dan menguras energi.
“Ya sebetulnya pekerjaan pembangunan jembatan ini yang akan merasakan manfaatnya adalah warga Muntuk sendiri. Untuk itu, tanpa harus disuruh kami akan kerja keras menuntaskannya,” ungkap Marsudi Lurah Muntuk yang ikut dalam kegiatan pembangunan jembatan
Terpisah, Pasiter Kodim Bantul, Kapten Inf MB Berhen Suncoko, menyatakan kagum dengan etos kerja warga Muntuk yang tidak pernah kendur sejak hari pertama digelarnya TMMD.
Ia berharap, semangat warga di semua pekerjaan fisik TMMD terus dipertahankan, dan bahkan ditingkatkan sehingga semua sasaran fisik maupun non fisik TMMD bisa terlampaui. (*)


