Bantul-Sebagai upaya untuk mempercepat masa tanam padi yang kemarin mundur akibat Gorila Elnino yang melanda Indonesia, Menteri Pertanian Imran Sulaiman MP turun langsung ke berbagai daerah salah satunya di Bantul, Yogyakarta Rabu (25/01/24).

Dalam kesempatan tersebut Menteri Pertanian bertatap muka langsung dengan PPL, Petani, Babinsa dan Babinkamtibmas di Stadion Sultan Agung, Jetis, Bantul, Yogyakarta.

Ratusan Babinsa Kodim 0729/Bantul beserta Danramil jajaran Kodim Bantul ikut dalam penyuluhan pertanian tersebut. Disampaikan bahwa saat ini krisis pangan melanda seluruh dunia sehingga menyebabkan puluhan negara atau sekitar 1 milyar penduduk dunia mengalami kelaparan.
Adanya krisis pangan ini juga menyebabkan beberapa negara menahan untuk mengekspor beras sehingga apabila krisis pangan ini tidak tertangani dengan baik bisa melompat ke krisis politik dan sosial. Untuk itu kita saat ini menggandeng TNI dan Polri untuk membantu penanganan Krisis pangan tersebut.
Tentunya kita juga memerlukan kerjasama dengan semua pihak dan kementerian lain untuk menangani masalah ini. Untuk membantu petani dalam masalah pupuk, Pemerintah telah menambah subsidi pupuk pada tahun 2024 sebesar 14 trilyun serta mempermudah petani dalam memperoleh pupuk hanya dengan menggunakan KTP.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman M.P (Menteri Pertanian RI), Dr. Ir. Suwandi, M.Sc(Dirjen Pertanian), Mayjen TNI Tandyo Budi R.,S.Sos (Pangdam IV/Diponegoro), Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H.(Kapolda DIY), Brigjend TNI Zainul Bahar S.H.,M.Si (Danrem 072/PMK), Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam X (Wakil Gubernur DIY), Ibu Siti Hediyati Soeharto, H Abdul Halim Muslih (Bupati Bantul), AKBP Michael R. Risakotta, S.H., S.I.K.(Kapolres Bantul), Mayor Cba Suryadi (Kasdim 0729 Bantul), Para Perwira, Babinsa Kodim 0729 Bantul dan Panewu Se-Kabupaten Bantul.




